Iwan Setiawan: Lima Miliar untuk Jalur Puncak 2, Vaksinasi Bogor Sudah 35 Persen

  • Bagikan
Sumber Gambar: Press Release Diskominfo Kabupaten Bogor

Nurul.id – Wakil Bupati Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan membahas rencana penanganan kemacetan kawasan Puncak dan capaian vaksinasi Kabupaten Bogor secara virtual pada Senin, 18 Oktober 2021.

Iwan menyatakan, pembangunan jalur Puncak 2 adalah untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak. Panjang jalur Puncak 2 ini kurang lebih 35 kilometer, mulai dari Sentul, Palm Hill, Kecamatan Citereup, Sukamakmur, hingga ke Cipadang. Dana yang dibutuhkan dalam proyek ini kurang lebih 5 triliun rupiah, jumlah yang terlalu besar untuk APBD Kabupaten Bogor. Saat ini pemerintah kabupaten menganggarkan 5 miliar untuk program jalur Puncak 2.

“Jadi kami bertahap, untuk pembukaan jalur Puncak 2, kami bekerjasama dengan TNI, hanya anggarannya di angka 5 miliar. Untuk itu kami juga minta kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk membantu pembangunannya,” kata Iwan, dilansir dari laman press release Diskominfo Kabupaten Bogor.

Hingga detik ini pihak Kabupaten Bogor terus mencoba meyakinkan Pemerintah Pusat akan ide pembangunan jalur Puncak 2 sebagai solusi mengatasi kemacetan jalur puncak yang kerap terjadi. Hal ini diperkuat dengan berbagai hasil kajian, salah satunya adalah akses masuk ke tempat wisata seperti Gunung Mas.

“Walaupun anggaran terbatas, setiap tahun kami menganggarkan untuk jalur Puncak 2. Ini merupakan bentuk keseriusan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tidak meninggalkan program Puncak 2 walaupun keterbatasan anggaran. Kabupaten bogor ini punya 9 anggota DPR RI, mudah-mudahan beliau membantuk untuk mendorong supaya Pemerintah Pusat menggiring anggaran ke pembiayaan jalur Puncak 2,” lanjut Iwan.

Selain membahas tentang jalur Puncak 2, Iwan Setiawan pun membahas tentang upaya penanganan pandemik virus covid-19, salah satunya adalah capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor. Pemerintah Pusat menargetkan vaksinasi kepada 70% warga Kabupaten Bogor dari total jumlah penduduk atau 4.225.790 orang warga hingga Desember 2021.

Tertanggal Senin, 18 Oktober 2021, capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah mencapai 35,39% atau 2.991.135 dosis dari target 8.451.258 dosis. Iwan menyatakan, ada beberapa kendala dalam proses vaksinasi di kabupaten diantaranya, jumlah penduduk yang banyak, di dalam wilayah kabupaten bogor ini masih teradapat wilayah pelosok dan terpencil sehingga menyulitkan akses.

“Kendalanya vaksinasi di kita, pertama jumlah penduduknya banyak, kedua Kabupaten Bogor masih terdapat wilayah pelosok desanya, ada yang terpencil, aksesnya juga kurang. Ini sedang kita usahakan, untuk tenaga vaksinator sebelumnya kita punya 1.000-an orang vaksinator dan sekarang kita sudah punya lebih dari 1.500 vaksinator yang siap membantu untuk penanganan dan mempercepat capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor,” tutupnya. 

Reporter/Penulis : Muhammad Michael Faruq Robbany

Redaktur : Rais Maulana Ihsan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *